Pembangunan di Indonesia harus melibatkan dan mempertimbangkan banyak pemangku kepentingan dan kepentingan rakyat banyak. Pembangunan dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat yang dipimpin oleh pemimpin yang mau melayani yang pemimpin yang visioner. Skolar renaissance yang mengetahui segala sesuatu sudah tidak ada lagi. Individu yang berpikir seorang diri pasti memiliki keterbatasan. Individu-individu yang hebat dengan keunikan masing-masing, bakat dan talenta masing-masing akan membawa pada kelompok atau komunitas yang hebat pula. Komunitas yang hebat dan hidup, tumbuh dan berkembang, adalah komunitas hasil interaksi produktif individu-individu di dalam komunitas atau individu-individu yang berasal dari komunitas berbeda, yang saling membagi dan mentransfer pengetahuannya dan praktik-praktik usaha atau pembangunan yang unggul.
Seperti halnya sebuah negara dapat dipandang sebagai satu komunitas. Sebuah negara pun dapat dipandang sebagai terdiri dari banyak komunitas. Sebuah lingkup masyarakat yang menjadi perhatian atau sedang diperhatikan perkembangannya dapat kita sebut juga sebagai satu komunitas. Kemungkinan terjadinya komunitas yang hebat tersebut adalah hasil dari interaksi individu-individu yang disertai dengan adanya saling menghargai, empati, keterlibatan yang meningkatkan keterlibatan dalam interaksi sosial dan praktik atau tindakan-tindakan membangun satu sama lain dan membangun komunitas. Pada tingkatan ini, negara dan komunitas dapat menghilangkan adanya suatu pengabaian yang simetris (symmetry of ignorance). Dan bila ada pengabaian yang simetris, ia harus dilihat sebagai peluang untuk muncul dan timbulnya pengetahuan yang komunal dan sistemik karena tidak seorang pun pemangku kepentingan yang sedang memecahkan masalah kompleks dapat menjamin bahwa pengetahuan mereka lebih baik atau lebih lengkap daripada pengetahuan orang-orang lain.
Untuk mengatasi pengabaian yang simetris, aktifkan sebanyak mungkin pengetahuan dari sebanyak mungkin pemangku kepentingan (stakeholders) dengan tujuan untuk mencapai pendidikan bersama dan pemahaman bersama, pemahaman yang memasyarakat.
Tak seorang pun dari kita sepandai semua dari kita. Inilah dan di sinilah pentingnya kreativitas sosial. Semakin tinggi kreativitas sosial, semakin banyak potensi individu dan komunitas terkuak dan semakin laju jalannya pembangunan. Salah satu prinsip dalam menatakelola inovasi adalah bahwa inovasi dipicu oleh kreativitas. Kreativitas sosial akan memicu terjadinya inovasi-inovasi tingkat komunitas yang menggerakkan jalannya pembangunan yang membuat hidup manusia yang lebih baik di dunia yang lebih baik…mengambil paradigma pembangunan yang lebih manusiawi (people-centered development), ramah lingkungan, dan dengan organisasi pembangunan yang bersih dan berwibawa.
Betapa indahnya bilamana pembangunan terdiri dari inovasi-inovasi dalam segala tingkat mulai dari individu, organisasi, komunitas, negara, bangsa, dunia…[PG]*
*Phillip Gobang adalah peneliti & penulis bidang Sosial-Budaya & Politik. Ia mengangkat kreativitas sosial (social creativity) dan pembangunan sebagai tema besar dan fokus tulisan-tulisan dalam weblog http://pgobang.wordpress.com ini.